Pendidikan RA Al Qodir merupakan sarana pendidikan sangat mendasar yang memberikan landasan bagi pendidikan dan pengembangan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dasar anak. Keberhasilan proses pelatihan pada saat itu menjadi dasar bagi proses pelatihan selanjutnya. Dengan demikian dalam keberhasilan belajar tergantung pada belajar yang ada di lembaga pendidikan.

Pembelajaran RA Al Qodir tidak hanya menitikberatkan pada bidang akademik, tetapi menerapkan landasan tumbuh kembang fisik motorik, sosial emosional, bahasa, dan kecerdasan lainnya. Oleh karena itu pembelajaran pada pendidikan anak usia dini harus diselaraskan dengan aspek pengembangan anak agar pembelajaran menjadi senang dan merangsang minat anak.Memahami tujuan pendidikan anak usia dini menjadi penting bagi mereka yang terlibat dalam pelaksanaan dan pengembangan pendidikan anak usia dini selanjutnya. Implementasi dan pengembangannya harus selaras agar tepat sasaran.
-
Pembelajaran di kelas (indoor) merupakan salah satu model pembelajaran yang umum dilakukan oleh masyarakat dari zaman dahulu hingga sekarang. Pendidikan anak usia dini merupakan sarana pedagogik yang memiliki landasan fundamental bagi pendidikan dan pengembangan dasar pengetahuan, sikap dan keterampilan anak. Penyelenggaraan pendidikan di PAUD tersebut disebabkan oleh pendidik yang tidak memilih pendidikan untuk anak usia dini.
Kemampuan pendidik PAUD terhadap anak sangat lemah. Sebagian besar pendidikan direncanakan dengan pembelajaran yang banyak dijumpai di sekolah dasar atau sekolah menengah dan lain-lain yaitu indoor learning. Padahal, proses belajar bisa dilakukan di mana saja, termasuk di luar ruangan atau alam.
Proses pembelajaran ini mencegah anak-anak mencapai potensi penuh mereka. Maka pembelajaran anak usia dini sebaiknya melalui Outdoor learning, agar anak dapat mengeksplorasi kemampuannya, sehingga anak dapat menikmati belajar dan merangsang minat anak.
-
Belajar di luar ruangan (Outdoor) memungkinkan anak untuk bersenang-senang dan sangat membantu pertumbuhan dan perkembangan mereka. Di alam terbuka yang dikelilingi alam ini terdapat berbagai tempat bermain sehingga anak dapat menikmati benda yang ada di sekitarnya. Hal terpenting saat mendesain lingkungan luar ruangan adalah anak-anak memiliki pengalaman unik. Misalnya, anak dapat bereksplorasi dan mengamati dirinya sendiri, anak mengenal dunia melalui seluruh panca inderanya. Mempertimbangkan pentingnya alam dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. kembangnya anak. Oleh karena itu, para pendidik perlu memikirkan dengan cermat atau serius tentang desain dan penggunaan taman bermain luar ruangan.

Oleh karena itu, model pembelajaran yang menarik bagi anak adalah pembelajaran di luar ruangan (Outdoor learning), dimana anak dapat belajar dan mengeksplorasi segala sesuatu di sekitar (luar) dengan bantuan permainan yang di sediakan oleh guru atau pendidik.